Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Lalai ,Gudang Shopee Express Di Purwakarta Cilegon DiGeruduk Pelanggan ,Kurir Lempar Tanggung jawab 

253
×

Lalai ,Gudang Shopee Express Di Purwakarta Cilegon DiGeruduk Pelanggan ,Kurir Lempar Tanggung jawab 

Share this article
Example 468x60

CILEGON ,-Cybernusantara.co id. Seorang konsumen Shopee bernama Angga mengaku dirugikan bukan karena harga barang yang dipesan, melainkan akibat kinerja kurir Shopee Express (SPX) yang dianggap tidak sesuai prosedur standar operasional (SOP).

Example 300x600

 

Dalam keterangannya, Angga menceritakan bahwa barang pesanannya sempat tidak sampai ke alamat tujuan dan justru dibatalkan secara otomatis tanpa pemberitahuan. Ia mengaku telah menunggu paket tersebut beberapa hari, namun tidak kunjung diterima.

 

“Saya sudah menunggu barang itu, tapi tidak datang-datang. Tiba-tiba statusnya dibatalkan. Tidak ada konfirmasi dari pihak kurir maupun dari Shopee,” ujar Angga.

 

 

Menurutnya, kurir yang biasa mengantarkan paket ke rumahnya adalah seseorang bernama Rio. Namun dalam proses kali ini, terjadi perpindahan tugas antar kurir tanpa komunikasi jelas. Barang sempat dikembalikan ke gudang hingga akhirnya dibatalkan sistem.

 

“Biasanya yang ngirim si Rio. Tapi kali ini katanya sudah malam, jadi barang diserahkan ke kurir lain bernama Chandra. Setelah dicek, ternyata barang malah dikembalikan lagi dan tidak dikirim,” jelasnya.

 

Angga juga menyesalkan respons pihak Shopee yang disebut tidak bertanggung jawab penuh atas kasus tersebut. Ia menyebut sempat mencoba memesan ulang, namun akun belanjanya diblokir.

 

“Saya merasa dirugikan bukan karena harga barangnya, tapi karena kinerja karyawan yang tidak sesuai SOP. Shopee bilang tidak bertanggung jawab kalau cuma dirugikan begitu saja,” keluhnya.

 

 

Pihak Shopee Express melalui perwakilan internalnya, Febriandri Widian, yang bertugas sebagai shift lead, menjelaskan bahwa pembatalan pesanan tersebut dilakukan secara otomatis setelah tiga kali percobaan pengantaran gagal.

 

“Pengiriman pertama memang ada kendala di lapangan karena kurirnya tidak bisa melanjutkan pengiriman. Seharusnya, di pengiriman berikutnya, kurir wajib menghubungi pembeli untuk konfirmasi alamat. Namun tidak ada komunikasi, sehingga setelah tiga kali percobaan gagal, sistem otomatis membatalkan pengiriman,” jelas Febriandri.

 

 

 

Kendati demikian, Angga berharap pihak Shopee Express dapat meningkatkan kinerja dan komunikasi antar-kurir, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Example 300250
Example 120x600