CILEGON, CYBERNUSA TARA -Gerakan Mahasiswa (Gema) Al-Khairiyah menggelar aksi demo di depan Gedung DPRD Kota Cilegon pada Kamis (5/09/2024). Aksi ini digelar pasca satu hari pelantikan 40 anggota DPRD kota Cilegon terpilih periode 2024-2029,aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebijakan-kebijakan yang akan diambil oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon yang baru.
Ketua Gema Al-Khairiyah Supardi menegaskan pentingnya kebijakan yang lebih bijak dan berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan hanya untuk elit politik. Mereka menuntut agar para anggota DPRD terpilih menghindari praktek Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN), serta meningkatkan transparansi dan keterbukaan dalam menyampaikan kebijakan kepada masyarakat.”ujar nya
Para mahasiswa juga menyoroti bahwa akun sosial media DPRD Kota Cilegon masih kurang aktif dan tidak cukup transparan. Mereka meminta agar ke depannya, DPRD lebih proaktif dalam berkomunikasi dengan publik melalui media digital dan tertulis, guna meningkatkan transparansi dan keterbukaan.”ungkap nya
Gema Al-Khairiyah mengharapkan agar semua kebijakan yang diambil berorientasi pada kepentingan rakyat, termasuk dalam bidang ekonomi, sosial, undang-undang, dan program kerja. Mereka juga meminta agar aspirasi masyarakat, terutama mahasiswa dan pemuda, ditindaklanjuti dengan cepat dan responsif, bukan hanya menunggu tindakan.”jelas nya
“Nasib 5 tahun kedepan di tentukan dari sekarang, maka sepatutnya mahasiswa, pemuda, elemen masyarakat perlu mengawal kebijakan-kebijakan yang akan dibawa oleh wakil rakyat.”Imbuh nya
“Untuk para dewan yang terhormat, prioritaskan rakyat bukan elit politik. ”
Aksi ini diharapkan dapat mendorong DPRD Kota Cilegon untuk lebih memperhatikan aspirasi rakyat dan meningkatkan kinerja serta transparansi dalam menjalankan tugas rakyat – tugas sebagai wakil rakyat.”pungkas nya (red/)
















