Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Pasca kebakaran PT.Sulfindo Ketua F-plip DPD provinsi Banten mendesak kepada KLHK pusat untuk melakukan investigasi

511
×

Pasca kebakaran PT.Sulfindo Ketua F-plip DPD provinsi Banten mendesak kepada KLHK pusat untuk melakukan investigasi

Share this article
Example 468x60

KAB. SERANG,CYBERNUSANTARA.CO.ID–Pasca Kebakaran yang terjadi di area Pabrik Kimia PT Sulfindo, di jalan Salira, Desa Pengoreng, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Banten, pada Sabtu sore (15/3/2025). Yang memicu kepanikan warga sekitar, Mendapat Sorotan dari DPD F-PLIP Provinsi banten

Example 300x600

 

Ketua DPD F-PLIP provinsi Banten Sumardi MS mendesak kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK ) untuk melakukan investigasi ke PT sulfindo,yang tupoksi nya bertugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

 

” Kami minta dan mendesak KLHK turun dan investigasi ke PT sulfindo,” ucap nya

 

disebutkan bahwa PT Sulfindo Adiusaha merupakan salah satu industri kimia besar di utara Kota Cilegon yang memproduksi berbagai bahan kimia berbahaya, termasuk Sodium Hydroxide (NaOH), Ethylene Dichloride, Vinyl Chloride Monomer (VCM), Polyvinyl Chloride (PVC), Sodium Hypochlorite, Hydrochloric Acid, hingga Compressed Hydrogen,” tambah nya

” Bahan-bahan ini berperan penting dalam industri manufaktur, tetapi juga menyimpan potensi bahaya besar jika terjadi kebocoran atau kebakaran,” imbuh nya

 

Sodium Hydroxide, misalnya, adalah zat korosif yang dapat menyebabkan luka bakar parah pada kulit dan kerusakan serius pada paru-paru jika terhirup dalam jangka waktu lama.

 

 

 

Khawatiran lain dari dampak terbakarnya pabrik kimia ini ,jika Sodium Hydroxide terbakar atau bereaksi dengan zat lain, uapnya bisa menyebabkan iritasi saluran pernapasan akut, bahkan berpotensi menyebabkan edema paru jika paparan terjadi dalam konsentrasi tinggi,” jelas nya

 

Selain NaOH, kebakaran di pabrik ini juga melibatkan Ethylene Dichloride dan Vinyl Chloride Monomer—dua bahan kimia yang dikenal beracun dan berpotensi karsinogenik. Jika terpapar dalam jangka panjang, zat-zat ini dapat meningkatkan risiko penyakit paru-paru kronis dan bahkan kanker.

 

” Selain dampak kesehatan langsung, kebakaran di pabrik ini juga mengundang kekhawatiran terkait pencemaran lingkungan. Produk kimia yang terbakar dikhawatirkan dapat mencemari udara, tanah, dan sumber air di sekitar lokasi industri,” tutur nya

 

Maka perlunya investigasi cepat untuk menilai tingkat pencemaran. Saat bahan kimia seperti Vinyl Chloride terbakar, zat berbahaya dapat terlepas ke udara dan mencemari lingkungan sekitar.

 

Jika zat ini masuk ke sumber air, dampaknya bisa bertahan lama dan mengancam kehidupan ekosistem serta kesehatan manusia.

 

Sebagai perusahaan yang bergerak di industri kimia berisiko tinggi, PT Sulfindo Adiusaha seharusnya memiliki standar keamanan yang ketat untuk mencegah kebakaran dan memitigasi dampaknya,” pungkas nya

 

 

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply